Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Mahkota di Tanah

Mahkota di Tanah “Kita asingkan saja!” “Pak lurah, mereka adalah musuh!” “Jangan sampai kita dikucilkan!” “Mereka harus pergi dari desa kita.” “NKRI harga mati!” ***             Suasananya terlihat begitu kacau. Pembicaraan dari ujung sana hingga ujung sini tak ada bedanya. Beberapa berita tersebar keseluruh desa. Handphone bergetaran terus menerus, membicarakan hal yang sama di beberapa grup whatsaap . Mulai dari kalangan ibu-ibu rumpi, tongkrongan anak muda, bapak-bapak yang suka nongkrong diangkringan dan lain sebagainya. Kini di desa tidak ada lagi acara-acara musyawarah, kerja bakti, yang khususnya mempererat tali persaudaraan. Kebersamaan hilang ke telan ombak. Terlihat begitu jelas dalam mata yang berkata, bahwa terjadi permusuhan saudara. Terkadang, mereka yang beragama.. mereka pula yang tak berakal karna dibutakan dunia. Kini wajahnya terlihat begitu resah. Terasa ada setumpuk bayangan beban diatas k...